Jeruk purut (citrus hystrix)
Jeruk purut (citrus hystrix) merupakan salah satu jenis rempah yang banyak menghiasi rasa kuliner Nusantara seperti bumbu pecel, gado-gado, mendol, mendoan dan lainnya. Di Makasar dikenal dengan nama parale, orang Ambon menyebutnya sebagai lemon papeda dan di Ternate sebagai lemon titigila. Jeruk purut merupakan tanaman perdu, rantingnya berduri dengan daun berbentuk khas seperti 2 helai yang tersusun vertikal akibat pelekukan tepinya yang ekstrim, tebal dan permukaannya licin karena berlapis malam. Daun muda dapat berwarna ungu, buahnya bulat dengan tonjolan kasar di permukaannya dan berkulit tebal. Perbanyakannya dapat dilakukan dengan biji atau cangkok. Tanaman jeruk purut masuk divisi Magnoliophyta pada ordo Sapindales, termasuk famili Rutaceae dari genus Citrus. Nama latin citrus hystrix mempunyai arti ‘ jeruk landak’ karena keberadaan duri-duri pada batangnya.
Daun jeruk purut ternyata mengandung tanin (1,8%), steroid triterpenoid dan minyak atsiri ( 1-1,5% v/b) yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Beberapa manfaat yang dapat dipetik dari daun jeruk purut adalah :