Jeruk purut (citrus hystrix)
Jeruk purut (citrus hystrix) merupakan salah satu jenis rempah yang banyak menghiasi rasa kuliner Nusantara seperti bumbu pecel, gado-gado, mendol, mendoan dan lainnya. Di Makasar dikenal dengan nama parale, orang Ambon menyebutnya sebagai lemon papeda dan di Ternate sebagai lemon titigila. Jeruk purut merupakan tanaman perdu, rantingnya berduri dengan daun berbentuk khas seperti 2 helai yang tersusun vertikal akibat pelekukan tepinya yang ekstrim, tebal dan permukaannya licin karena berlapis malam. Daun muda dapat berwarna ungu, buahnya bulat dengan tonjolan kasar di permukaannya dan berkulit tebal. Perbanyakannya dapat dilakukan dengan biji atau cangkok. Tanaman jeruk purut masuk divisi Magnoliophyta pada ordo Sapindales, termasuk famili Rutaceae dari genus Citrus. Nama latin citrus hystrix mempunyai arti ‘ jeruk landak’ karena keberadaan duri-duri pada batangnya.
Daun jeruk purut ternyata mengandung tanin (1,8%), steroid triterpenoid dan minyak atsiri ( 1-1,5% v/b) yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Beberapa manfaat yang dapat dipetik dari daun jeruk purut adalah :
- Sebagai obat penyembuhan setelah sakit berat , dengan cara air rebusan daun jeruk purut dibuat mandi.
- Obat keseleso, bengkak, masuk angin dan patah tulang, dengan cara daun jeruk purut diremas bersama daun jambu air lalu ditempelkan di tempat yang sakit.
- Pilek atau influenza, menggunakan air rebusan daun jeruk purut lalu diminum selagi hangat. Dapat ditambahkan dengan madu untuk menambah stamina.
- Relaksasi, aroma yang khas dari daun jeruk purut dan minyak atsiri yang dikandungnya dapat membantu menenangkan pikiran dan membantu mengatasi stes.
- Sebagai antibiotik, efek farmakologis daun jeruk purut dapat meningkatkan ketahanan tubuh sehingga dapat mencegah masuknya penyakit ke dalam tubuh termasuk didalamnya untuk mencegah kanker dan anti infeksi
- Anti inflamasi, peradangan merupakan pintu berbagai penyakit kronis, maka air rebusan daun jeruk purut dapat membantu menanganinya.
- Menurunkan kadar asam urat, terbukti dari hasil laboratorium penulis, di mana kandungan / kadar asam urat dalam darah setelah konsumsi air rebusan daun jeruk purut atau perasan air buah jeruk purut secara teratur telah menunjukkan penurunan angka dan mengurangi rasa ngilu pada sendi.
Di sisi lain minyak atsiri daun jeruk purut dapat disuling untuk dimanfaatkan sebagai aromaterapi yanglangsung dihirup atau dicampurkan pada sabun herbal untuk diproduksi secara massal. Kandungan alamiah dari salah satu tanaman rempah Indonesia ini selain mudah dibudidayakan juga perlu adanya sosialisasi sehingga pemanfaatannya dapat ditingkatkan sebagai apotik keluarga Indonesia yang murah, mudah, terjangkau dan siap setiap saat diperlukan. Selain itu kuliner Nusantara yang memanfaatkan daun jeruk purut sebagai bumbu baik untuk masakan atau kue khas tradisional perlu diapresiasi karena secara tidak langsung telah membantu masyarakat Indonesia untuk sehat tanpa obat kimia.
semoga bermanfa,at
BalasHapus(y)
BalasHapussedap
BalasHapussedap
BalasHapusSangat membantu
BalasHapusbagus
BalasHapusMksih
BalasHapusMksih
BalasHapustrmakasih infonya
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapuskeren
BalasHapuswows
BalasHapus